Automatic watch

November 12, 2009

Sudah 4 bulanan I beli Swatch Automatic watch. Rasanya enak, nih jam tangan pasti bakal I wariskan ke anak cucu cicit soalnya tanpa make baterai langsung bisa jalan (mechanical system rules!). Well, walaupun begitu, jam yang I beli dengan harga yang tidak murah ini punya beberapa kekurangan yang I pikir cukup mengganggu:

1. Kalau jarang dipakai (means, sabtu minggu dirumah aja nggak ngapa2in) nih jam pasti bakal mati, soalnya nggak digerakkin

2. Nggak berasa nih jam lama2 makin cepet sendiri perbedaan waktunya, dulu pas beli sampai sekarang udah beda 10 menit kecepetan, apa karena sering tak pakai ya? Atau lupa waktu adjusting jarum jam nya.

Swatch Automatic


Disewakan rumah di daerah tebet

November 12, 2009

Listrik 2200v, air pam, bisa tambah ac (lubang sudah ada), kamar tidur 5, garasi mobil, saluran telepon.

Yang berminat bisa kontak di budi.satrio.85[at]gmail.com atau telp di 021-8354660


Kunjungan ke Indonesia (2)

December 24, 2008

Dan akhirnya kita berjalan2 ke Keraton Surakarta, Museum Radya Pustaka, dan Museum Sangiran. Sorenya kita bersantai2 minum es kelapa muda sambil menikmati pemandangan sungai Bengawan Solo. Keesokan harinya diisi dengan mempelajari Gamelan Bali dan ditutup dengan jalan2 ke pusat jualan antik di Sriwedari dan menonton wayang orang di Sriwedari.

Next day, I balik ke Jakarta dan dia melanjutkan perjalanan ke Bandung. Sampai pada saatnya beliau pulang ke Korea, kita ketemuan di airport. Dan, that’s it. 

Ya, semoga bisnis tahun depan lancar. I wish She can handle some while I work abroad


Kunjungan ke Indonesia (1)

December 4, 2008

Few weeks ago, I dengan suka cita menerima kedatangan orang penting dari Korea. Klo dipikir2, knp bisa kenal ya? Well, awal2nya sebenernya cuman hubungan bisnis aja, cuman lama kelamaan jadi deket. Sebagai direktur dari 세계 민속악기 박물관은 (http://www.e-musictour.com/), beliau ke Indonesia sebenarnya hanya ingin melihat musik2 tradisional kita sekaligus mempelajarinya. Jadinya sih, I bikin schedule pergi ke TMII, dan bawa jalan2 ke Solo dan Bandung.

Ketika I bertemu dia di airport, I langsung mencoba menggunakan bahasa Korea:

“Anyonghaseyo, choneun Budi Satrio imnida, mannaso panggap sumnida”

Dor, ternyata dia kaget klo I masih muda, dikiranya I boss yang umurnya 30-40 tahunan gitu wkwkwkwk. Alesannya dia nganggep I gitu sebenernya cukup bikin I besar kepala juga sih (not to be shared, ntar jadi sombong wkwkwk). Topik pertamanya waktu ngobrol2 adalah “How’s your business?” Dung.. Secara gw masih pemain baru gitu, tahu2 dah ditanya expert, wew, jadinya ya cuman ngasih tahu seadanya ajah tentang usaha ekspor impor batik. Masih belum puas, dibombardir lagi sama “How many person serve your company?” Dhuarr.. Overall dia malah seneng I masih muda, soalnya ntar bisa jadi long relationship gitu. Bagi I sih, ini kesempatan berguru sama master yang udah mengalami asam garam pengalaman kerja di seluruh dunia.

Hari pertama, I bawa jalan2 ke TMII. I pikir dalam hati sih, ah palingan cuman liat2 doang, sekalian nostalgia masa kecil. Namun, yang terjadi adalah, I jadi terkagum2 sama Indonesia. You know what, Indonesia has such a lovely culture! Di waktu kecil sih I cuman suka naik monorail, ke museumnya ibu Tien, sama ke miniatur istana disneyland, ngapain ke tempat2 daerah indonesia gitu, nggak seru. Tapi sekarang ini justru kebalik, yang menarik malah tempat2 daerah2 di Indonesia.

I, with my beloved She, ama Ihsan, pertama nemenin dia berkunjung ke daerah Jambi. Disana cuman lihat kostum2 tradisional, senjata2, ama alat musiknya (which actually really looks like Gamelan). Disana bukannya kita yang nerangin, malah diterangin tentang alat2 musik gitu sama orang Koreanya. Habis itu ke Museum Indonesia, disana dia kagum ama arsitektur bangunannya + pohon jati yang dijadikan sebagai hiasan taman yang menurut I juga lumayan indah. Di dalem museum Indonesia itu, matanya tampak berbinar2 pas masuk daerah alat2 musik tradisional (padahal menurut I, beberapa pajangan selain alat musik juga bagus2). Disana ada seperangkat gamelan Jawa, Bali lengkap, ada angklung, kolintang, dsb. Ternyata memang dia itu proffesional dibidang alat musik tradisional. Dia bisa mengetahu resonansi 1 bambu angkung dengan bambu angklung lainnya dengan mendekatkan telinganya saja. Wew. Pas di lantai paling atas, ada gunungan dari wayang dalam bentuk 3 dimensi, terbuat dari kayu jati tingginya hampi 5 meter kayanya. Baru kali ini I tahu ada gunungan segitu gedenya. Pas I terkagum2 gitu, eh dia malah biasa aja (dung.. kayanya emang cuman pengen alat2 musik doang). Habis dari sana, kita ke daerah Bengkulu, ketemu sama alat musik namanya Tifa. Tifa itu mirip tamburin dengan berbagai macam ukuran. Untung ada guidenya yang bantu nerangin sejarahnya. Habis itu ke daerah Padang ama Riau terus makan siang di restoran Padang (I ngiranya dia kaya orang Jepang yang nggak tahan pedes, eh dianya malah minta yang pedes, gubraks). Pas mau lanjut ke tempat lain, ternyata hujan, yasudah kita naik mobil ke daerah Irian Jaya. Disana ternyata ada acara penanaman pohon gitu, tapi akhirnya kita dengan santainya masuk ajah, seolah2 tamu acara itu wkwkwkwk. Masih sama, dia hanya tertarik sama alat musiknya aja. Habis itu kita ke Sulawesi Utara, menikmati rumah khas Tana Toraja sambil bincang2 sama guidenya. Disana ia sempet beli alat musik yang namanya masih belum tahu (akan ketahuan namanya di next post). Perjalanan lanjut ke Maluku, disana dia beli alat musik namanya sasando (yang dulu gambarnya ada di mata uang lembar 100an), baginya keliatan sangat indah, soalnya si daun pohon kelapa yang melingkari sasando itu mirip sayap gitu sih. Habis itu ke Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur dan kita terkagum2 melihat betapa kayanya daerah situ. Bayangin aja, tempat show tiap ruang ada ACnya dan semua pengunjungnya diberikan tas, cd, katalog2, dan poster, beda sama yang lainnya gitu. Karena hari sudah mulai sore, kita pulang ke hotel.

Sebelum naik Argo Lawu ke Solo malemnya, I nemenin dia jalan2 dulu ke toko2 antik di Kebon Sirih dan Jalan Surabaya. Pas sampai di Solo, dia nginep di rumah I. Karena suasana rumahnya cukup antik dan unik, dia malah seneng gitu daripada di hotel, bagi I sih seneng aja soalnya nggak ada biaya tambahan. Hari berikutnya di Solo, kita ke Keraton Solo, Radya Pustaka, ama Museum Sangiran

To be continued..


Genshiken ITB masuk koran

August 15, 2008
Genshiken ITB masuk koran

Genshiken ITB masuk koran

Wkwkwkwk, I seneng bgt begitu genshiken dapet promosi gratis :D

Ceritanya sebenernya gini, pas malem2 dapat telepon dari Mas Danang, katanya dari koran mau wawancara gitu. Nah, karena I curiga ini trik2 orang nipu lewat telepon makanya I tanya dulu dari koran apa dan kok bisa tahu nomor I, ternyata memang I di refer ama anggota genshiken buat komentarin ttg ini unit.

Ya udah deh akhirnya jawab2 pertanyaan gitu. Well akhirnya ada juga di koran kontan tgl 14 agustus kemaren halaman 22. Lumayan lah, seneng rasanya ngelihat unit yang didiriin jadi gede.

Kalau mau lihat versi fullnya dapat dilihat di sini:


Abstraksi TA

July 11, 2008

Berikut abstraksi TA I dengan judul: Business Process Reporting Service subsistem SMS Based Service. Semoga dapat membantu mendapatkan ide.

Tugas akhir ini merupakan bagian dari pengembangan sistem Business  Process Reporting Service (BPRS) yang dilaksanakan secara berkelompok oleh Hananto Edy dengan NIM 13504002, Wisnu Manupraba dengan NIM 13504148, dan Budi Satrio dengan NIM 13504006. Tujuan utamanya adalah membuat sebuah perangkat lunak pembuatan laporan dengan menggunakan konsep Business Process Outsourcing (BPO). BPO merupakan konsep dimana business process suatu perusahaan dapat dikerjakan oleh perusahaan lain. BPRS akan menerima data mentah melalui Short Message Service (SMS) dan melalui File Transfer Protocol (FTP), kemudian akan membangkitkan laporan yang dibutuhkan oleh perusahaan pengguna aplikasi ini.

BPRS terbagi menjadi tiga subsistem yaitu: Business Process Generator (BPG), FTP Based Service dan SMS Based Service. Ketiga subsistem ini berhubungan dengan menggunakan web service dan XML. BPG akan menghasilkan definisi proses pengolahan data, sementara FTP dan SMS Based Service akan menerima data mentah dan menghasilkan laporan yang dibutuhkan oleh perusahaan pengguna aplikasi.

Pada tugas akhir ini, akan dibangun salah satu subsistem dari BPRS yaitu SMS Based Service. Aplikasi ini akan menerima data mentah melalui media SMS untuk kemudian diolah menjadi laporan berdasarkan definisi proses pengolahan data yang diterima dari subsistem BPG. Aplikasi ini juga menyediakan fungsi-fungsi pengolahan data mentah melalui web service yang akan menjadi masukan dari subsistem BPG. Keluaran dari aplikasi ini adalah laporan rekapitulasi data baik itu dalam bentuk teks maupun dalam bentuk chart.

Pemodelan pembangunan aplikasi ini dilakukan dengan menggunakan metodologi Unified Process. Untuk implementasinya, digunakan teknologi Java Server Pages (JSP) model 2.0 sehingga arsitektur sistem akan mengadopsi konsep Model-View-Control (MVC). Kelas-kelas model akan dibangun dengan menggunakan teknologi Enterprise Java Bean (EJB), serta dibangun pula fungsi-fungsi web service untuk berhubungan dengan subsistem lain. Aplikasi ini akan menerima pesan SMS dengan bantuan library SMSLib, serta membangkitkan laporan dengan bantuan library Jasper Report. Pengujian subsistem ini dilakukan secara black box. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi yang dibangun telah dapat memenuhi spesifikasi kebutuhan yang terdefinisi.

Dengan dibangunnya aplikasi subsistem SMS Based Service ini, proses pengolahan laporan suatu perusahaan diharapkan dapat dilakukan oleh perusahaan lain yang khusus menyediakan layanan pembuatan laporan, sehingga perusahaan yang menggunakan layanan tersebut akan mendapatkan laporan berdasarkan business processnya tanpa harus mengetahui detil proses pembuatan laporan.

Kata Kunci: Business Process Outsourcing, Business Process, Laporan, Short Message Service, SMS Based Service, subsistem, web service.


The best trick for correcting sentences in many languages!

July 11, 2008
  1. Open google
  2. Enter part of sentences you want to check
  3. Click browse / press enter
  4. See what you can get from the results

Recap

July 11, 2008

Well, so many things happened in the last 2 months that I don’t even know where to start..

Anyway, this were the things that I can still remember:

  1. Business Started
  2. Speed Racer, funny!
  3. Forgot taking TOEFL test, what the f***
  4. The Fall was a truly incredible movie, ever
  5. “Think and Grow Rich”, best book ever! I recommend this book to you all
  6. Document review of my Final Project was, whew, I could become a secretary because of that!
  7. Indiana Jones still the same as before
  8. My first transaction would be in thousands dollars! Does business world make you rich or poor quickly?
  9. Final test was like a, bloody interview!
  10. My little brother successfully passed the last test in SMA 3 Semarang
  11. Iron Man was great!
  12. Interviewed in Oberthur

Choco Berry Snow!

April 22, 2008

Damn right!

It’s promotion from Mademoiselle Batik :D

You can buy it in RPL laboratory only for 500 rupiahs each!

choco1

choco2

 

ps: Girls, prepare for another promotion! it’s going to be girly accessories


Pemasangan Kubah Masjid di Kailolo

March 20, 2008

Sebenernya berita ini disiarkan oleh Trans 7 sekitar 3/4 hari yang lalu. Tapi I baru sempet googling akhir2 ini aja.

Videonya bisa diambil di sini, flv 5.37 Mb

Beritanya itu isinya ada video amatir yang mengabadikan proses pemasangan kubah masjid yang dapat dikatakan ajaib. Why? karena tuh kubah masjid bisa diangkat sendiri tanpa bantuan apapun. Selain itu, beberapa hal yang membuat video ini looks like hillarious adalah background suaranya yang bener2 serem (ada orang2 pada teriak2 laa ilaa ha illalah secara histeris).

Well, I pertama kali lihat berita ini serem banget soalnya tuh kubah dipasangin kain putih macam pocong gitu trus terbang keatas dengan sendirinya. Tetapi setelah googling, ternyata ada pendapat kalau video itu adalah HOAX karena sebenernya ada tali putih yang digunakan untuk mengangkat tuh kubah. Kalau pendapat I sih, tuh Trans 7 apa nggak ada editor beritanya ya? Masak berita yang ada kemungkinan HOAX malah dikatakan magis dan disiarkan di jam2 orang2 pada lihat berita.. Tah papa ini, bisa2 malah dianggap sebagai pembohongan publik kalau bener2 beritanya HOAX..